Sabtu, 03 Juni 2017

clear and clarify

Bismillahirrahmanirrahim...

Kemarin coba mulai terapkan ilmu komunikasi produktif di bunsay iip... 
Sedikit flashback dulu yah... Jadi sekitar seminggu yg lalu saya sempat ngambek sama suami. Ceritanya hari itu kan jadwal tenis suami, jadi saya sudah prepare dia pulang pasti telat nih... Karena kalau lagi jadwal tenis, pulang kantor dia langsung mampir lapangan tenis. Bakal jadi hari yang panjang buat saya, karena akan ada waktu cuma saya berdua jasmeen di rumah sebelum dia pulang.

Tiap hari sebenarnya ada sepupu yg rajin datang menemani, saya sudah cerita sekilas tentang dia di postingan sebelumnya. Namanya ria, kami biasa panggil mama ria. Tapi berhubung mama ria ini juga punya keluarga, ba'da asar beliau juga harus pulang ke rumahnya. Jadilah di hari hari tenis ini, tiga kali seminggu, sore hari hanya tinggal kami berdua, which is i dont like. 

Nah Kembali ke cerita seminggu lalu itu. Saya telfonlah si paksu sore sore...

Saya: "Assalamualaikum..."
Paksu: "waalaikumsalam sayang..."
Langsung senang sayaaa, hehehe, tumben tumbenan ngomong sayang...
Saya: "kak, dimana ?"
Paksu: "otw pulang..."
Saya: "lho, bukannya hari ini jadwal tenis ?"
Paksu:"raketnya ndk dibawa"
Saya: "oow... Saya tunggu di rumah kalau begitu"

Duh senangnya paksu ndk jadi main tenisnya. Saya bilanglah ke mama ria, kalau mau pulang, ndk apa apa, pulang saja. Cucian piring dan kawan kawannya, simpan saja, biar saya yang bereskan, toh sebentar lagi juga ayahnya jasmeen pulang. "sekali sekali mama ria pulang lebih cepat biar anaknya senang, apalagi bulan puasa begini", begitu saya bilang, dengan gaya a very wise aunty tentunya... 

Ternyata oh ternyata, paksu pulang cuma ambil raket 😭😭😭... Sukses meninggalkan saya berdua jasmeen saja, dengan kondisi belum masak, cucian piring numpuk, jasmeen belum mandi, saya juga 😂, dan yg fatal, saya belum shalat asar... Yang terakhir nyadarnya pas paksu sudah pergi pula... Alamak. 

Paksu sebenarnya tipikal yg mudah mengalah, asal jangan urusan tenis. Gempa bumi sekalipun kayaknya beliau mesti pergi deh, dan beliau type yg on time banget, beda sama saya 😥

Kecewa campur kesal... Hikss. Ndk mandi, shalat sambil gendong jasmeen, dan harus mengikhlaskan dapur berantakan. 

Pas dapat materi komprod, kayaknya ini salah satu yg mesti saya benahi. Kejadian seminggu lalu itu cuma satu dari sekian banyak kejadian miskomunikasi yg berujung kesal bahkan kadang ngambek gak jelas saya. Makhluk mars yg ndk banyak ngomong ketemu venus yang gaya komunikasinya suka gak jelas, plus suka bikin kesimpulan sendiri tanpa konfirmasi lagi.

So, hari ini, kejadian lagi kayak gitu. Hari main tenis sedunia, dan lagi lagi pulang cepat... 
Tapi sudah punya konsep sayaaahhhh 😄😄😄... 

Saya: kak, senangnya diriku kamu pulang cepat 
( APRESIASI DULU )
paksu: hehe...
Saya: bukannya hari ini jadwal main tenis ?
Paksu: iyya. mau istirahat. Agak capek.
Saya: habis istirahat sebentar tetap pergi main tenis ndk kak ? (KONFIRMASI ULANG)
Paksu: iya 

Ok, sip.

Saya: mama riiiiaaaa, gak jadi pulang cepatnya yaaaaaa, maaf yaaa, hehehe

Penting meminimalisir terjadinya konflik dengan gaya komunikasi CLEAR AND CLARIFY kayak begini. Kecil kecil tapi kalau sering kan gondok juga.

Kalaupun tetap kejadian miskomunikasinya, yang alhamdulillah sampai saat tulisan ini diturunkan ( cieh, sudah kayak reporter saja ) belum terjadi,  paling tidak saya jadi punya kesempatan menerapkan ilmu komprod yg lain...

#level1
#day2
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
















Tidak ada komentar:

Posting Komentar

melatih kemandirian 4

Finally jasmeenku sudah bisa jalan sendiri, hehehe... Random banget ya, habis laporan belajar makan, belajar jalan, balik belajar maka...